Modus

Anomali Pensiun Dini Mantan Kalapas Kalianda Muchlis Adjie

Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kalianda Lampung Selatan Muchlis Adjie/Saputra.T/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Muchlis Adjie, mantan Kalapas Kalianda, Lampung Selatan, yang telah mendapatkan vonis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang, dikabarkan  pensiun dini.

Muchlis mendapat pidana kurungan penjara selama 15 tahun dan diwajibkan membayar denda Rp1 miliar, subsidair denda selama 3 bulan penjara atas perkara narkotika yang menjeratnya.

Hal tersebut tentu menjadi pro dan kontra  di masyarakat, mengingat dirinya adalah seorang Aparatur Sipil Negara, yang seharusnya mendapatkan tindakan pemberhentian tidak dengan hormat sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, tentang manejemen Pegawai Negeri Sipil.

Peraturan tersebut tertuang dalam pasal 250, PNS yang telah dipidana dengan pidana penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan, yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan juga akan diberhentikan tidak hormat.

Baca Juga:  Partai Gerindra Lampung Yakini Suara Poros Tengah Untuk Calon Petahana

Kadivpas Kemenkumham Provinsi Lampung Edi Kurniadi, menanggapi kabar yang beredar tersebut. Dirinya mengaku belum mendapatkan informasi, tentang pensiun dini yang didapat oleh Muchlis Adjie.

“Ada perbedaan dari kebijakan pemberhentian pegawai Kemenkumham RI, yang harus menunggu keputusan dari badan kepegawaian negara terlebih dahulu,” kata Edi, Sabtu (13/7).

Sementara  institusi lainnya, langsung memberlakukan  perberhentian tidak dengan hormat kepada pegawainya tersebut.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top