Daerah

Anggur Berformalin Tak Ditemukan di Tiga Wilayah Lampung   

Polres Pesawaran razia pedagang anggur berfomalin/MH/Suluh

TANGGAMUS – Merebaknya kabar adanya buah anggur berfomalin di Kabupaten Pringsewu, dan Pesawaran, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melakukan uji sampel anggur merah.

Sampel buah anggur sendiri diambil dari tiga pasar tradisional yang ada di Kabupaten Tanggamus, yakni Pasar Kecamatan Gisting, Kota Agung dan Talangpadang.

“Ini inisiatif dari kami, setelah mengetahui ada Anggur berformalin di Pringsewu dan Pesawaran. Tim sudah turun ke pasar Gisting untuk membeli anggur dari penjual buah. setelah di uji sampel, tidak ditemukan kandungan formalin,” kata Sekretaris Diskes Tanggamus, Taufik Hidayat, mewakili Kepala Dinkes Tanggamus Sukisno, Kamis (18/10).

Baca Juga:  Polres Pesawaran Amankan Dua Pelaku Curas di Tempat Berbeda

Meski tidak ada perbedaan di bentuk fisik dan warna dari buah anggur yang berformalin, namun Taufik menerangkan, terdapat perbedaan harga serta cara penjualan yang berbeda antara pedagang di Kabupaten Pringsewu dan Pesawaran dengan pedaganng yang ada di Tanggamus.

“Kalau di dua daerah itu, penjual hanya menjual satu jenis buah saja yakni anggur dengan jarak berdekatan antara satu penjual dengan penjual lainnya, lalu harganya murah yakni Rp40 ribu/kg. Sementara kalau di Pasar Gisting, anggur dijual bersama buah-buah lain, dan harganya Rp80 ribu/kg,” terangnya.

Masih kata Taufik,  untuk memastikan anggur di Pasar Gisting bebas dari formalin. Maka tim dari diskes melakukan uji sampel dan hasilnya negatif formalin.

Baca Juga:  Pemkab Pesawaran Peringati Haornas ke-35

“Begitu juga dengan hasil uji sampel anggur yang dibawa dinas perdagangan (Disdag) dari Pasar Talangpadang dan Kotaagung hasilnya uji lab nya juga negatif formalin. Jadi bagi masyarakat yang hendak membeli anggur, harus lebih jeli, jangan mudah tergiur dengan harga murah, belilah anggur di toko yang menjual aneka buah bukan hanya anggur saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Bagian Perekonomian Setdakab Tanggamus, Suyanto, mengatakan bahwa, tim terpadu Pemkab Tanggamus bakal turun kesejumlah pasar tradisional lain untuk memastikan tidak ada anggur berbahan formalin yang dijual bebas.

“Ya,teman-teman dari diskes memang sudah lakukan uji sampel anggur dari Pasar Gisting, namun untuk memastikan kembali kita juga akan turun Jumat (19/10) ke Pasar Kota Agung dan Talang Padang hingga Wonosobo,” kata Suyanto.(SP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top