Daerah

Anggaran Bantuan Program Kematian di Tuba Defisit

Program bantuan santunan kematian/Ilustrasi

MENGGALA – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulangbawang, Ahmad Syukur, mengaku jika persiapan anggaran sebesar Rp1 miliar guna realisasi program bantuan santunan kematian untuk masyarakat melalui tahun anggaran 2019, dipastikan tidak akan cukup atau mengalami defisit.

Pasalnya, dalam tahun ini pihaknya memprediksi jika angka kematian di Tulangbawang akan mengalami peningkatan yang sangat tinggi bila mana di bandingkan pada tahun lalu.

Terhitung sejak bulan Januari 2019, sampai dengan bulan April 2019, terhitung jumlah kematian masyarakat se-Tulangbawang telah mencapai 400 orang lebih, yang telah melaporkan kepada pihaknya guna diberikan bantuan anggaran.

“Itu saja jumlahnya belum ditambah dengan yang belum sempat melaporkan kematian kepada kami, sebab dari aturan yang diterapkan selagi melaporkan¬† ada yang meninggal meskipun telat tetap akan di berikan bantuan anggaran sebesar Rp1 juta sesuai program santunanya,” kata Ahmad Syukur, Kamis (18/7).

Baca Juga:  Pemkab Tulangbawang Bentuk Tim Perlindungan Perempuan dan Anak

Apalagi dari jumlah data kematian yang telah diberikan bantuan anggaran santunan kematian tersebut, terjadi sebelum pelaksanaan pemilu 2019 ini gelar.

“Selain pelaksanaan pemilu lalu yang berlangsung dengan sangat ramai, baik pilpres maupun pileg, keadaan tersebut semakin diperparah lantaran di Tulangbawang banyak caleg yang mengalami kegagalan akibat kalah dan tidak menang,” terangnya.

Kata dia, akibat banyak caleg yang mengalami kegagalan dan kalah tersebut, maka dirinya khwatir akan banyak caleg yang frustasi hingga meninggal dunia.

“Sebab hilang kendali akibat gagal, jadi tidak ada pemilu saja yang melaporkan kematian kepada kami banyak, apalagi di tambah pemilu ini. Jadi saya yakin angka kematian di Tulangbawang pasti akan semakin meningkat dan banyak nantinya,” jelasnya.(MR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top