Ekonomi

Andi Surya Minta Peratin Memiliki Kemampuan Manajemen Dana Desa

Senator Lampung, Andi Surya, saat menerima para Peratin (Kepala Desa) yang merupakan ketua-ketua Asosiasi Pemerintahan Desa (Apdesi) Kecamatan se-Kabupaten Pesisir Barat/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Dana desa merupakan stimulus terhadap pembangunan nasional yang berbasis di pemerintahan desa yang paling bawah di republik ini. Bahkan, tahun ini sekitar Rp70 trilyun pemerintah mengambil keputusan sekaligus resiko mengalirkan APBN kepada pemerintahan desa seluruh Indonesia guna membiayai pembangunan desa.

“Oleh karenanya Dana Desa tidak boleh dihemat, harus dihabiskan sesuai prioritas pembangunan desa. Korupsi adalah resiko guliran dana desa. Dengan demikian dana desa tidak boleh diselewengkan,” kata Senator Lampung, Andi Surya, ketika menerima para Peratin (Kepala Desa) yang merupakan ketua-ketua Asosiasi Pemerintahan Desa (Apdesi) Kecamatan se-Kabupaten Pesisir Barat, yang dipimpin Ketua Kabupaten-nya, Arief, di kediaman Andi Surya, Selasa (6/11).

Baca Juga:  Marak Pelecehan Seksual di Kampus UIN, Oknum Dosen Kehilangan Iman dan Akal Sehat

“Artinya para Peratin atau kepala desa harus memiliki kemampuan manajemen anggaran sehingga dana desa dapat dieksekusi sesuai kearifan lokal desa tanpa melupakan aspek transparansi,” tambahnya lagi.

Lanjut dia, hal yang perlu diingat oleh setiap kepala desa adalah, bahwa eksekusi dana desa dalam bentuk program anggaran wajib melibatkan ‘stakeholder’ desa yaitu Badan Perwakilan Desa beserta tokoh-tokoh masyarakat desa sebagai bagian dari aspek demokrasi anggaran desa yang terbuka dalam rembug desa.

“Lalu pelaporan dana desa harus berbasis format sistem laporan keuangan dana desa (Siskeudes) yang telah ditetapkan BPKP (Badan Pengawaran Keuangan dan Pembangunan) sebagai akuntabilitas pelaporan,” tegas Andi.

Di sisi lain, KPK yang merupakan badan anti rasuah juga menegaskan dalam himbauannya, agar kedua mekanis ini harus dijalankan setiap kepala desa. Tujuannya, dana desa dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Pesisir Barat Gelar Pemilihan Peratin Serentak

“Jika kedua mekanisme ini telah dilakukan, maka akan mengurangi ancaman Kepala Desa tersandung masalah anggaran desa. Efeknya dana desa memberi nilai tambah terhadap pembangunan secara keseluruhan,” ungkap Andi Surya.

Sementara itu, Ketua Apdesi Pesisir Barat, Arief, menyatakan, sebagai peratin tentu berterima kasih kepada pemerintah pusat. Pasalnya, dana desa memudahkan untuk mengenali dan mengantisipasi sekaligus mampu mencari jalan keluar terhadap permasalahan desa.

“Terutama ketika harus membiayai masalah tersebut dalam bentuk program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan kesejahteraan rakyat desa. Tentu dana desa akan memberi dampak positif pembangunan desa kami di Pesisir Barat,” sebutnya, dihadapan peratin-peratin yang juga sebagai Ketua Apbdesi Kecamatan se-Kabupaten Pesisir Barat.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top