Modus

Amankan Pemudik, Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Ilustrasi

LAMPUNG SELATAN – Kapolda Lampung Irjen Suntana menerangkan bahwa upaya penanganan begal selalu menjadi atensi atau perhatian Polda Lampung dan jajarannya, mengingat hal tersebut merupakan perintah pimpinan langsung dan juga demi kelancaran dan kenyamanan pemudik.

“Namun upaya persuasif terus di upayakan dan melakukan patroli secara terbuka banyak ditekankan karena dapat dilihat langsung oleh masyarakat kegiatan yang dilakukan anggota kepolisian,” kata Kapolda, saat memantau arus mudik di Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (13/6).

Ia menyebutkan, seperti halnya pengungkapan para pelaku begal yang terpaksa dilakukan tindakan tegas, sehingga masyarakat tidak khawatir.

Kapolda menjelaskan, dari sejumlah pelaku yang diamankan satu di antaranya tewas ditembak.

Baca Juga:  Polres Lampung Timur Simulasi Pengamanan Pemilu 2019

Di sisi lain, lanjutnya, masyarakat juga diimbau untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas serta menggunakan pos pelayanan maupun pengamanan yang ada, jika memerlukan informasi secara lengkap.

Selain itu, menurutnya, pemudik tidak memaksakan melanjutkan perjalanan apabila kondisi tubuh dan kendaraan tidak optimal.

Ia menambahkan, secara keseluruhan kegiatan Operasi Ketupat Krakatau yang berlangsung tahun ini cukup lancar dan aman.

Disampaikan juga bahwa, di Terminal Rajabasa telah dilakukan penguatan pengaman untuk menjamin keamanan pemudik.

Dari pantauan yang ada, tidak ada pemudik yg merasa resah maupun terabaikan dalam mencari kendaraan umum untuk melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya.

Hal tersebut menjadi arahan penting Kapolri dengan petunjuk serta arahan yang disampaikan.

Baca Juga:  Sertijab, Kapolda Lampung Tantang 6 Kapolres Baru

Sebelumnya, dalam kesempatan kunjungannya di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan pagi tadi, selain memantau perkembangan arus mudik dan situasi keamanan di Bakauheni, Kapolda juga membentuk masyarakat anti begal.

Dimana masyarakat yg merupakan para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat serta tokoh pemuda dan sejumlah ormas dapat berperan dalam memberantas sejumlah penyakit masyarakat yang membuat resah masyarakat maupun pemudik.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top