Panggung

Aly Murtadho: Banjir Dukungan DKI Lampung, Buah Keyakinan

Tokoh muda NU, Ketua STIT Al-Hikmah Pisang Baru Negeri Agung, penggagas Aswaja Center, Ketua Badan Pengawas BPRS Way Kanan, Aly Murtadho MPdI. Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Tokoh pemuda, intelektual organik Nahdlatul Ulama (NU), praktisi pendidikan Kabupaten Way Kanan, H Aly Murtadho SPdI MPdI, siap mendukung perjuangan Provinsi Lampung mengusulkan diri jadi calon ibu kota pusat pemerintahan negara.

Menurut dia, pernyataan dukungan Menteri Pertahanan Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu yang notabene putra Lampung asal Kampung Mesir, Bahuga, Way Kanan, dan Menteri Perhubungan Ir H Budi Karya Sumadi, sebelumnya Ketua MPR Dr (HC) H Zulkifli Hasan SE MM dan terbaru keberanian politik Gubernur Lampung Ir H Arinal Djunaidi, ratusan tokoh Lampung dan Sumatera mendorong pemajuan progresif usulan DKI Lampung, adalah buah keyakinan.

Dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Rabu (3/6), pengasuh Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah, sekaligus Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hikmah, Kampung Pisang Baru, Bumi Agung, Way Kanan itu menyebut, kekuatan keyakinanlah sehingga kini penjuru mata Sumatera dan Indonesia, juga dunia internasional akhirnya melihat fakta daya unggul dan mendengar ‘suara’ Lampung.

Baca Juga:  25 Juli 2019, Penandatanganan Kajian dan Deklarasi DKI Lampung di UIN Raden Intan

Betul jika ditarik garis dari atas, ujar Aly, bentang alam timur jauh mulai dari Kabupaten Mesuji hingga tenggara di Lampung Timur dan tenggara-selatan di Lampung Selatan, yang dirujuk dengan kiasan oleh Presiden Joko Widodo sebagai Sumatera bagian timur itu, bukan wilayah bukan bebas dari potensi ancaman bencana alam.

“Tapi ingat, menurut kajian geolog ITB Sigit Sukmono tahun 2010 yang saya baca, secara litologis batuan Lampung didominasi ofiolit yang memiliki densitas rapat massa tertinggi di Sumatera dan tahan terhadap gempa magnitudo besar dimana itu indikasi sulitnya bidang sesar di Lampung bergeser saat terjadi gempa bumi. Tanahnya juga bukan gambut, dan minim risiko bencana,” telaahnya.

“Betul bahwa tetap dengan semangat membumikan visi Indonesia-sentris yang digadang-gadang Presiden Joko Widodo, calon lokasi yang diusung Tim DKI Lampung tidak berada di tengah-tengah wilayah Indonesia. Tapi ingat, kalau dari sejarah kisah sukses dan best practice pemindahan ibu kota 118 negara yang saya pelajari, sedikit yang merasionalisasi alasan ilmiah pemindahannya hanya berbasis pendekatan centre of country,” ulas dia.

Baca Juga:  Bersama Nasdem, Srikandi Hijabers Misgustini Siap Serap Aspirasi

“Ini zaman now, nyaris sempurna kita berada di situasi dahsyat liberalisasi pasar ekonomi dunia berbasis digital. Data adalah raja. Mahadata jadi maharaja. Efisiensi jadi utama. Kini apa yang tidak berbasis teknologi digital? Contoh Estonia, negara digital pertama di dunia. Jadi konsepsi dan praksisme kota pintar, kota cerdas, kota hijau, kota inklusif, kota berkelanjutan, tidak melulu harus dengan pendekatan geografis melihat akar masalah dan memformulasikan resolusi masalahnya,” tambah alumnus Ponpes Tebuireng, Jombang ini.

Ketua Badan Pengawas BPRS/Bank Perkreditan Rakyat Syariah Way Kanan itu mengaku turut mengomunikasikan usulan #dkilampung ke jejaringnya di lingkungan Istana. Sebagaimana ia turut mengawal proses percepatan fungsionalisasi operasional bandara militer Pangkalan Udara TNI-AD (Lanudad) Gatot Subroto, Kampung Ramsai, Way Tuba, menjadi bandara komersial beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Nasir: Lampung Strategis, Tepat Jadi Alternatif Lokasi Ibu Kota Negara RI

“Pemisahan fungsi ibu kota pusat pemerintahan dan pusat ekonomi-bisnis sudah tepat. Basis material pemerataan pembangunan dan akses kapitalisasi sumber daya alam antar wilayah barat, tengah, timur Indonesia juga setali tiga uang. Tapi Kalimantan dekat Malaysia, Brunai Darussalam, Filipina, dan Laut Tiongkok Selatan, secara telaah militer rentanitas ATHG (ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan) tolong dikaji lagi,” kata Aly.

Ketua Bravo-5 Way Kanan, relawan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin ini juga mengapresiasi dukungan Bupati Way Kanan H Raden Adipati Surya SH MM atas kajian #dkilampung dan bahkan telah pula ikut memaraf Petisi Lampung Ibu Kota Pemerintahan RI, 21 Juni 2019 lalu.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top