Iklan
Panggung

Alfariezie Terbitkan Buku Sastra “Montana”

Penyair generasi baru Lampung, Muhammad Alfariezie/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Penyair generasi baru Lampung, Muhammad Alfariezie menerbitkan buku sastra “Montana”, Siger Publisher Lampung, Juli 2019.

Buku ini adalah yang kedua dari penyair lukusan Universitas Teknokrat Indonesia, sebeluknya tahun lalu bertajuk “Prosa”.

Dalam salam pembuka, Alfariezie yang pernah diundang mengikuti Festival Sastra Bengkulu, Festival Sastra Gunung Bintan, dan Malam Sastra Pesantren di Banten mengatakan, keseluruhan dari karangan yang berjudul Montana ini adalah karangan kedua yang dikerjakannya.

Dalam karangan ke dua ini tentu cinta atau sepenuhnya perasaan atau kelirisan masih sebagai tema utama dalam gayanya—kata orang-orang gaya sastra dari satu individu yang mendapatkan ilham.

“Entahlah bagaimana kesan terdalam dari satu karangan ke lain karangan. Tidak ada perbedaan mencolok antara desain cover  dari karangan awal hingga karangan yang kedua ini,” kata Alfa dalam salam pembuka buku ini, Senin (15/7).

Baca Juga:  Tari Dolalak Pukau Penonton Festival Lima Gunung XVIII

Dikatakannya lagi. jika di cover karangan “Prosa” dia menggunakan animasi tangan, tapi kini memakai animasi hati dan mata, yang mana itu artinya hanya ada satu perbedaan dari yang sekarang dan yang kemarin.

“Namun begitu tak elok terlalu jauh menelaah pabila tidak lebih dulu membaca satu halaman secara perlahan-lahan dan sambil membayangkan warna keseluruhan cover,” tukasnya.

Masih kata Alfa,  penting kiranya hal ini tidak sama sekali ditinggalkan dalam membaca karya sastra. imajinasi, karakter yang kuat bagi sebagian orang terletak pada hal-hal dasar seperti ini.

Benar pula adanya jika ada yang bependapat bahwa ‘isi’ adalah hal yang ditunggu-tunggu pembaca awam maupun kritikus sastra atau sekedar pencaci yang numpang lewat. Hal ini telah ada pada bagian-bagian tubuh yang paling geli.

Baca Juga:  Dua Penyair Asal Lampung Lolos Seleksi Festival Sastra Asia Tenggara

Akan timbul pembaharuan yang barangkali akan memekakkan keadaan jika telah sampai pada kondisi semacam ini. hal ini alfa namakan sebagai terapi kejut bagi siapun yang telah sengaja menyemplungkan kharismanya hanya untuk bersahabat dengan yang namanya Montana.

Siapakah Montana? Dan apa arti dari Prosa?

Tidak ada cerita super duper di dalam sini dan tidak ada keistimewaan di dalam sini. Yang ia tulis hanyalah sebentuk expresi, entah expresi apa. Toh itu akan lebih baik jika hanya dirinya yang mengetahui. Toh semua memang lebih asyik begitu. Jadi, mulailah membaca..

Buku ini juga dibubuhi salam apresiasi oleh guru sepiritualnya di Lamban Sastra, Isbedy Stiawan ZS.

Dikatakan Isbedy, biasanya penhair muda akan mengikuti gaya senior atau penyair yang idolakan. Tapi berbeda dengan Alfariezie.

“Ia berani tampil dengan gayanya sendiri, dengan bentuk yang berbeda,” kata Isbedy.

Baca Juga:  Bambang Suryadi : Kebudayaan Warisan Leluhur

Sehingga, Isbedy menyebut gaya Alfa dalam buku ini tanpa genre. Artinya, apakah ini buku puisi ataukah karya prosa. Atau kedua-duanya: prosa lirik atau puisi yang prosa.

Setiap pembaca, imbuh Isbedy, bisa menggolongkan karya penyair muda masa depan ini. Isbedy juga nenyebut buku ini sangat menarik untuk dibaca. Banyak renungan tentang hidup, cinta, dan Tuhan.

Buku Montana ini dijual Rp60 ribu belum ongkos kirim bagi luar Bandar Lampung.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top