Iklan
Politik

Aktifis 98 Diskusi Kasus Andi Arief, Perlakuan Aparat Ancam Kebebasan Berpendapat

Chandra Muliawan, aktifis ’98/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Sejumlah aktifis ’98 mengadakan diskusi seputar tindakan aparat Polda Lampung, dalam menyikapi cuitan Andi Arief, di media sosial yang dinilai berlebihan.

Beberapa waktu lalu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, mengunggah status di media sosial soal tujuh kontainer surat suara yang telah tercoblos di Tanjung Priok.

Unggahan Andi Arief ini menuai pendapat yang beragam dari masyarakat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun turun langsung menindaklanjuti cuitan Andi Arief.

Bahkan, aparat kepolisian dikabarkan menurunkan personel dari satuan cyber media, mendatangi bekas kediaman Andi Arief, di daerah Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Anggota DPRD Bandar Lampung Yozi Rizal/JO/Suluh

Tindakan ini kemudian dibantah oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih. Namun, sang pemilik rumah Yozi Rizal memberikan pernyataan yang berbeda.

Baca Juga:  Tawaran Pemkot ke Warga Pasar Griya Disebut Tak Kompromis

Aktifis ’98 dalam diskusi bersama di Kantor LBH Bandar Lampung, menilai sikap aparat terlalu berlebihan serta mengancam kebebasan berekspresi dan berpendapat.

LBH bersama aktifis ’98 dijadwalkan akan mengadakan audiensi ke Polda Lampung pada Kamis mendatang.

LBH Bandar Lampung juga mengimbau aparat untuk menyikapi kasus Andi Arief, sesuai mekanisme hukum yang berlaku.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top