Daerah

AKBP Taufik jabat BNN Kabupaten Way Kanan

Ist

WAYKANAN – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi  Lampung, Brigjend Pol Tagana Sinaga melantik AKBP Taufik BM Tohir, sebagai kepala BNN Kabupaten Way Kanan.

Pelantikan ini merupakan satu satu dari lima Kabupaten yang di setujui oleh Mentri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) untuk membentuk BNK di Kabupaten tersebut.

“Hari ini BNN Kabupaten Way Kanan kita lantik, semoga dengan adanya ini bisa menekan angka pengguna narkoba yang ada,” ujar Brigjen Pol Tagana Sinaga, Senin (12/3).

Menurutnya, BNN merupakan organisasi organik, karena dengan adanya keberadaan lembaga anti narkoba tersebut berarti bisa menekan angka pengguna, pemakai, dan pengedar narkoba di Kabupaten Way Kanan.

Narkoba merupakan salah satu musuh masyarakat, karena barang tersebut dapat merusak orang dari yang baik dapat berubah menjadi jahat.

“Butuh dukungan masyarakat agar bisa menuntaskan peredaran narkoba di Provinsi Lampung, khususnya kelima Kabupaten dan Kota yang telah di bentuk,” kata dia.

Baca Juga:  LBP: Jaga Kebersihan Danau Toba, Destinasi Wisata Kebanggaan Sumatera Utara

Kabupaten Way Kanan merupakan satu satu dari 21 BNN kabupaten/kota diseluruh Indonesia yang berhasil di setujui Kemnpan RB untuk berdirinya BNN tersebut.

Tagana menjelaskan, untuk Lampung saat ini baru mendapatkan lima kabupaten dan satu kota yaitu, Kabupaten Lampung Timur, Tanggamus, Lampung Selatan, Way Kanan dan Kota Metro. Sedangkan sisahnya masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.

Dari total 15 kabupaten/kota Se-Provinsi Lampung, baru terbentuk 5 daerah, berarti belum ada setengahnya ini bertanda BNN Provinsi harus bekerja keras untuk melakukan sosialisasi di daerah yang belum memiliki BNN tersebut.

“Semoga daerah lain dapat mencontoh, serta bisa membentuk kantor BNN di daerah masing – masing agar peredaran narkoba bisa di kurangi,” harapnya.

Dilain pihak, Kepala BNN Kabupaten Way Kanan, AKBP Taufik BM Tohir, beraharap, kinerja BNN di Kabupaten Way Kanan lebih ditingkatkan.  Sebab peredaran narkoba di daerah ini cukup tinggi apalagi berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatra Selatan dan kabupaten lainnya.

Baca Juga:  Bupati dan Rombongan Kunjungi Korban Banjir Bandang di Pekon Umbar Tanggamus

“Jabatan Kepala BNN tidaklah mudah, Dan kita semua harus bisa bersama-sama menghentikan penyelundupan narkoba yang melewati daerah-daerah perbatasan,” kata Taufik

Taufik menegaskan, bahwa pengawasan di daerah perbatasan merupakan tantangan. Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat, aparat hukum TNI dan Polri untuk meningkatkan koordinasi.

“Saya berharap dengan seluruh masyarakat dan dukungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, untuk memberantas narkoba di masyarakat khususnya para remaja, dan Sehingga penyalahgunaan narkotika tidak akan terjadi lagi,” Kata mantan Kapolres Way Kanan tersebut

Terpisah, Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya, mengatakan, sangat serius untuk mendukung program BNN guna membersihkan peredaran narkoba di daerahnya.

Menurutnya, dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Way Kanan maju dan berdaya saing 2021, telah dibuktikan dengan tindakan langsung memberhentikan ASN yang diketahui positif menggunakan narkoba. Dan untuk pegawai honor, tindakan yang diberikan adalah PHK (pemutusan hubungan kerja).

Baca Juga:  Calon Kepala Kampung di Waykanan Ikuti Tes Urine

Adipati menjelaskan, setiap pelaksanaan pelantikan pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas dan lainnya, selalu melakukan uji tes narkoba, dan bagi setiap ASN yang terkena/konsumsi narkoba akan di tunda pelantikannya serta di serahkan ke pihak yang berwajib untuk mendapatkan proses hukum tersebut.

”Untuk itu, mari kita semua menjaga bumi Ramik Ragom tetap bersih dari narkoba,” kata Adipati.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top