Politik

Akademisi Unila : Jangan Ada Main Mata Antara Bacaleg dan Penyelenggara  

Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Akademisi Universitas Lampung, Yusdianto, berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dapat menjalankan tugas dengan baik, mengingat masih adanya bakal calon legislatif (bacaleg) yang pernah tersandung masalah hukum masuk di Daftar Calon Sementara (DSC) pada pileg 2019 mendatang.

“Kita berharap KPU dapat menjalankan PKPU yang sudah mereka tetapkan. Kemudian Bawaslu juga memiliki peran untuk melihat track record masing-masing caleg agar jangan sampai terjadi kongkalikong antar lembaga penyelenggara pemilu untuk meloloskan caleg yang dianggap tidak berintegritas,” kata Yusdianto, Jumat (24/8).

Peran lembaga penyelenggara pemilu sangat dibutuhkan dalam menentukan sosok Bacaleg yang tidak pernah terlibat permasalahan hukum. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi wakil rakyat yang bersentuhan dengan hukum seperti terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) .

Baca Juga:  Polda Lampung Sudah Petakan Daerah Rawan Konflik

“Sekarang ini banyak legislator tertangkap tangan, nah permasalahan ini yang harus dievaluasi lagi supaya tidak terulang lagi dikemudian hari,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga meminta agar partai politik tidak mengedepankan sosok Bacaleg yang memiliki modal sosial dan kekuatan finansial semata untuk dicalonkan di pileg 2019.

“Jangan hanya mengandalkan modal sosial dan financial yang membuat partai menjadi asal – asalan dalam merekomendasikan sosok calon wakil rakyat ini,” ungkapnya.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top