
Sidang Diza Noviandi, terpidana korupsi proyek pengadaan seragam siswa miskin, yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, pada tahun anggaran 2012 lalu/TN/Suluh
BANDAR LAMPUNG – Diza Noviandi, terpidana korupsi proyek pengadaan seragam siswa miskin, yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, pada tahun anggaran 2012 lalu, dan telah diputus Mahkamah Agung, dengan pidana yang lebih berat dari putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, dengan vonis tiga tahun penjara, kini mengajukan PK (Peninjauan Kembali).
Tim kuasa hukumnya menilai ada kekhilafan hakim dalam memutuskan perkara ini.
“Vonis yang dijatuhkan telah memberatkan Diza Noviandi, yang sebelumnya mendapatkan putusan hakim dari PN Tanjung Karang selama 1 tahun kurungan penjara,” kata kuasa hukum Diza Noviandi, Jumat (9/8).
Namun setelah mengajukan kasasi, Diza Noviandi malah di vonis lebih berat oleh hakim Mahkamah Agung RI, dengan putusan penjara selama tiga tahun hingga pada Juli kemarin, peninjauan kembali atas putusan tersebut didaftarkan dan kini sedang memasuki proses persidangannya di PN Tanjung Karang.
“Hasil persidangan awal dari pengajuan peninjauan kembali Diza Noviandi, nantinya akan diserahkan ke Mahkamah Agung RI, untuk pengambilan putusan dari pengajuan tersebut,” timpal Humas PN Tanjung Karang, Pastra Joseph.(TN)
Berita Terkait
