Bandar Lampung

AJI Bandar Lampung & Tempo Helat Coaching Clinic Jurnalisme Investigasi

BANDAR LAMPUNG – Ketua AJI Bandar Lampung Padli Ramdan mengungkapkan gelombang kekacauan berupa kerancuan informasi antara yang benar dan palsu (fake) telah menempatkan ketegangan baru pada kebebasan media. Hal ini juga dituangkan dalam Laporan Global Unesco terbaru (Tren Dunia dalam Kebebasan Berekspresi dan Pengembangan Media (2017-2018).

Menurutnya, paradoks semacam ini terjadi di seluruh dunia. Celakanya, media mainstream yang ada pun tidak mampu memberi warna pembeda atas informasi yang diberikan kepada publik. Dampaknya, kepercayaan publik kepada institusi pers mainstream hilang.

Oleh sebab itu, ujar Padli, Tempo Institute bersama AJI menggelar workshop. Lampung termasuk daerah yang beruntung mendapat kesempatan belajar investigasi dari jurnalis investigasi andal seperti Tempo dan dipandu langsung redaktur Tempo, Sopril Amir.

Baca Juga:  Tempo Institute Beri Pelatihan Berita Investigasi Untuk Awak Media di Lampung

“Kolaborasi antar media ini diharapkan menjadi jawaban untuk kembali meraih kepercayaan publik akan produk jurnalisme. Kami menyadari ada lubang besar dalam memujudkan visi ini, terkait jam terbang dan kapasitas jurnalis dalam melakukan reportase investigasi,” ujarnya dalam siaran pers yang dikirim, Kamis (11/4/2019).

Menurutnya, acara ini akan melibatkan 40 jurnalis media lokal dan 10 mahasiswa dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang. Adapun peserta, kata Padli, bisa mendaftarkan diri melalui: bit.ly/ajitempo. Sementara untuk batas pendaftaran paling lambat diterima 17 April 2019.

Penanggung Jawab workshop, Wandi Barboy menjelaskan akuntabilitas media menjadi tema utama program Investigasi Bersama Tempo tahun 2019. Program ini merupakan inisiasi bersama antara Tempo Institute dan Free Press Unlimited (FPU) dari Belanda yang memiliki perhatian besar pada isu kebebasan pers dan profesionalisme jurnalis.

Baca Juga:  Provinsi Lampung Berangkatkan 7.488 Jemaah Haji

Ia menjabarkan tujuan utama program fellowship investigasi ini adalah meningkatkan kemampuan para jurnalis untuk menguasai teknik liputan investigasi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh, mendalam, dan bebas kepentingan pihak tertentu. Adapun tema yang diangkat yakni “Meraih Akuntabilitas Media Melalui Liputan Investigasi” dengan sub tema Korupsi dalam Pelayanan dan Tata Kelola Publik, Persoalan Sumber Daya Alam, Pelanggaran Hak Asasi Manusia terkait Perdagangan Manusia, Kasus-kasus Kriminal terkait Kepentingan Publik.

Peserta pelatihan diminta untuk mengusulkan tema liputan investigasi di Lampung. Usulan liputan akan dibahas dan diperdalam pada hari kedua workshop. Peserta dengan usulan liputan terbaik akan diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan intensif di Jakarta.

Baca Juga:  Sambangi AJI Bandar Lampung, Civil Society Ajak Tanggulangi HIV AIDS

“Hasil akhirnya tema investigasi terbaik akan dipilih untuk dikerjakan bersama tim pendamping Tempo. Karya investigasi akan diterbitkan bersama di media tempat peserta bekerja dan di Tempo,” kata Wandi.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top