Bandar Lampung

Ahmad Husna Ancam Pecat Jajarannya Bila Melakukan Pungli di Terminal Rajabasa

Terminal Rajabasa, Bandar Lampung/Ist

BANDAR LAMPUNG – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna, mengultimatum jajarannya yang kerap melakukan pungli (pungutan liar) pada angkutan umum di Terminal Rajabasa.

Hal tersebut ditegaskan Ahmad Husna terkait keluhan para sopir bus antar kota antar provinsi dan trayek antar kota dalam provinsi.

“Bila peringatan ini tak juga diindahkan maka dia akan menerapkan sanksi tegas pada mereka berupa pemecatan hingga rekomendasi untuk diproses hukum pidana dengan sangkaan pemerasan,” tegas Ahmad Husna, Senin (16/12).

Selama ini, setiap masuk terminal para sopir bus diharuskan membayar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu. Tak hanya  itu saja, saat beranjak meninggalkan terminal pun para sopir tetap diminta Rp2 ribu untuk peron.

Baca Juga:  Banyak Lahan Terbakar, Salah Satunya Dilakukan Oknum Gangguan Jiwa

Bahkan aktivitas pungutan juga terjadi di luar terminal saat malam hari saat mereka hanya melintas di di Bandar Lampung. Yaitu, di Jalan Lintas Sumatera depan Islamic Center.

Padahal pihak Kementerian Perhubungan Darat telah mengratiskan pelayanan di terminal di seluruh Indonesia.

Nampaknya kebijakan pusat ini  berbenturan dengan Peraturan Daerah Pemerintah Kota Bandar Lampung Nomor 5 tahun 2011 tentang Retribusi Angkutan Barang dan Penumpang.

Meski begitu Ahmad Husna tetap mengingatkan bahwa perda soal retribusi ini hanya boleh diterapkan dalam kawasan terminal pada angkutan kota dan barang.(PON)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top