Modus

Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara Divonis 4 Tahun Penjara

Anjar Asmara (kiri) dan Agus Bakti Nugroho (kanan) menunduk didepan Majelis Hakim dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (28/9/2019). Keduanya di vonis hukuman 4 tahun penjara atas Korupsi Fee Setoran Proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat Kabupaten Lampung Selatan yang melibatkan Mantan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Tanjung Karang, kembali menggelar sidang perkara korupsi di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan, dengan menghadirkan terdakwa Agus Bhakti Nugroho (Agus BN) dan Anjar Asmara, Kamis (28/3).

Dalam sidang yang beragendakan pembacaan putusan kali ini, kedua terdakwa didudukkan bersama, untuk mendengarkan surat putusan yang dibacakan oleh ketiga majelis hakim secara bergantian.

Baca Juga:  Konsultan Indonesia Wajib Berkontribusi ke Lampung

Majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Mansur, akhirnya menjatuhkan vonis untuk keduanya dengan pidana penjara selama 4 tahun lamanya dan denda sebesar Rp200 juta.

Namun dengan subsidair denda yang berbeda, yaitu 4 bulan untuk terdakwa Agus BN dan 3 bulan untuk Anjar Asmara.

“Keduanya terbukti telah bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama sama, dengan cara menerima suap komitment fee proyek dari para rekanan, agar dapat memenangkan lelang tender yang dilakukan oleh Dinas PUPR Lampung Selatan,” kata Hakim Ketua Mansur.

Menanggapi putusan dari hakim, kuasa hukum dari terdakwa merasa bersyukur dan menerima vonis yang diberikan, dengan hal yang meringankan termasuk penetapan para terdakwa sebagai justice colabollator atau saksi pelaku yang bekerjasama dengan penyidik atau jaksa penuntut umum dalam mengungkap kasus tertentu.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top