Modus

Ada Unsur Pidana, Oknum ASN Pemalsu Tanda Tangan Bisa Masuk ke Ranah Hukum

Surat undangan rapat dengar pendapat Komisi I DPRD Provinsi Lampung, kepada Tim Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, bisa melaporkan ke pihak kepolisian, jika hasil pemeriksaan Inspektorat terhadap oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diindikasi memalsukan surat ditemukan adanya unsur pidana.

“Kalau ada tindak pidananya, maka Inspektorat Lampung menyampaikan hasil laporan ke pihak kepolisian untuk penegakan hukumnya,” kata Akademisi Hukum Pidana Universitas Lampung, Dr. Eddy Rifai, S.H.,M.H, Rabu (17/10).

Saat ini, pihak kepolisian bisa melakukan pemeriksaan sepanjang ada laporan pengaduan dari Inspektorat Lampung.

“Jika belum ada pelaporannya, maka kepolisian menunggu dari inspektorat. Jadi kita lihat dulu kalau ada unsur pidananya, maka hasilnya akan disampaikan ke pihak kepolisian juga untuk penegakan hukumnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Penyelundupan Ribuan Daging Celeng Seberat 4 Ton di Bakauheni Berhasil Digagalkan

Akan tetapi, jika hasil pemeriksaan itu nantinya hanya pelanggaran disiplin pegawai saja, maka sanksinya cukup dari Inspektporat saja, apakah itu sanksi berat, menengah ataupun ringan.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat Lampung, Syaiful Dermawan membenarkan pihaknya memanggil tiga orang staf komisi I DPRD Lampung terkait persoalan pemalsuan tanda tangan tersebut.

“Iya sudah kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan,” kata dia, Selasa (16/10).

Terkait sikap apa yang dilakukan, dia mengaku masih akan didalami terlebih dahulu hasil pemeriksaan tersebut. Tentunya dasarnya adalah PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PP 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS

“Sementara saya belum mendapatkan laporan dari Inspektur Pembantu (Irban). Yang jelas jika ada pelanggaran kita tindak sesuai dengan regulasi itu,” kata dia.

Baca Juga:  LBH Bandar Lampung : Dari 10 Kasus, Ada 8 Pasien BPJS Yang Ditolak dan Diusir

Sementara itu Inspektur Pembantu (Irban) Wil II Inspektorat Lampung Pahrina tidak mau merinci hasil pemeriksaan.

“Masih proses pemeriksaan ya,  tidak bisa kita ungkapnya dulu,”singkatnya.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top