Bandar Lampung

Achmad Jaka Mirdinata, Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial Tingkat Kasasi MA, Apindo Lampung: Selamat, Semoga Sukses

Selamat Bertugas! — Mantan staf Hubungan Industrial Bagian SDM PTPN VII sekaligus advokat BUMN ini, Achmad Jaka Mirdinata, Jumat (16/4/2021) dilantik sebagai Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial Tingkat Kasasi di Mahkamah Agung RI. | dok. Mahdi Yusuf

Suluh.co — Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) dan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung, Ary Meizari Alfian dan Ardiansyah turut menyampaikan selamat atas pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, sekaligus ucapan selamat bertugas kepada Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial Tingkat Kasasi pada Mahkamah Agung (MA), Achmad Jaka Mirdinata, M.H.

Achmad Jaka Mirdinata, dilantik bersama hakim sejawat, Dr Andari Yuriko Sari, dan Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tingkat Kasasi, Dr Sinintha Yuliansih Sibarani oleh Ketua MA Prof Dr M Syarifudin, di ruang Prof Dr Kusumah Atmadja, lantai 14 gedung MA Jakarta, Jumat (16/4/2021) pagi dipandu ketat protokol kesehatan COVID-19.

Ketiganya dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 42/P/2021 tertanggal 25 Februari 2021 tentang Pengangkatan Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dan Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial. Atas pelantikan ini, jumlah Hakim Ad Hoc di MA kini menjadi 16 orang.

Baca Juga:  Cegah Lakalantas, Polresta Bandar Lampung Cek Sejumlah U-Turn di Jalan Soekarno Hatta

Achmad Jaka Mirdinata, sebelumnya ialah staf Hubungan Industrial pada Bagian SDM PT Perkebunan Nusantara VII (PTPN VII) sekaligus advokat dari BUMN berbasis di Lampung. Dia hakim agung usulan Apindo.

Dalam sumpah, ketiganya akan memenuhi kewajiban Hakim Ad Hoc pada MA dengan sebaik-baiknya seadil-adilnya, memegang teguh UUD 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut UUD 1945 serta berbakti kepada nusa dan bangsa.

Sekadar kilas balik, disitat dari laman Komisi Yudisial, Jumat malam, Jaka yang jadi calon kedua wawancara terbuka hari pertama di Auditorium Komisi Yudisial, Jakarta, Rabu 2 Desember 2020, menarik perhatian panelis pewawancara.

Saat itu dia menyatakan, dalam menjalankan tugas, hakim akan selalu menjunjung independensi dan imparsialitas. Sebagai calon hakim ad hoc Hubungan Industrial di MA, dia meyakinkan panel ahli jika terpilih dirinya akan bersikap independen dengan tidak membela salah satu pihak berperkara, termasuk pihak pengusulnya, yaitu Apindo.

“Jika terpilih jadi hakim ad hoc Hubungan Industrial di MA, maka saya akan segera mengundurkan diri dari profesi advokat dan kepengurusan Apindo. Sedang untuk status pegawai BUMN PTPN 7 untuk sementara bisa dinonaktifkan. Dengan begitu, sebagai hakim, saya akan dapat memegang teguh kode etik dan menghindari potensi adanya konflik kepentingan,” lugasnya kala itu.

Baca Juga:  Vaksinasi OJK-APINDO, Ary: Target Lampung Semoga Tercapai, Syukur Terlampaui

Ditanya panelis, bilamana nanti dia malahan menangani perkara terkait dengan Apindo sang pengusulnya, apa yang dilakukannya?
“Profesi hakim terikat dengan sumpah yang kaitannya dengan Allah SWT. Selain, hakim juga terikat dengan kode etik. Jika terpilih hakim ad hoc Hubungan Industrial di MA, saya tetap akan tetap menjaga kemandirian saya serta memegang teguh asas independensi dan imparsialitas,” tegasnya.

Ditanya bagaimana menyikapi penyelesaian konflik antara BUMN dengan pekerjanya, dia menjawab meski BUMN milik negara, tak ada sedikitpun campur tangan negara. Seluruh persoalan diserahkan kepada Dewan Direksi.

“Dalam praktiknya tak ada peran negara ikut campur di pengadilan karena sepenuhnya diserahkan pada Dewan Direksinya, dan baik pihak BUMN dan pihak karyawannya tunduk pada undang-undang dan peraturan yang berlaku,” cemerlang dia.

Adapun, hingga beberapa waktu kemudian, Jaka Mirdinata berhasil lolos seluruh tahap seleksi, dimana hingga tahap wawancara 2-4 Desember 2020, membersamainya 12 calon lain terdiri dari 1 calon Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara, 7 orang Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi, dan 5 calon Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial.

Baca Juga:  Perusahaan & UMKM, Daftar Apindo Lampung Award 2021: Best Pandemic Resilience Business Yuk?

“Selamat kepada Adinda Jaka Mirdinata atas pelantikan sebagai Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial MA. Semoga tambah sukses ya,” bunyi ucapan Ketua DPP Apindo Lampung Ary Meizari Alfian, melalui pesan singkat, Jumat petang sekira pukul 17.00 WIB.

Seturut, Ketua Dewan Pertimbangan DPP Apindo Lampung yang juga General Manager Radar Lampung Grup, Ardiansyah. “Selamat. Semoga bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya,” ujar Bang Aca, sapaannya.

Sejumlah calon pengurus harian DPP Apindo Lampung 2021-2026 turut berucap selamat. Diantaranya, Firman Djamal, Friandi Irawan, Hendro Afriyandi, dan Mahdi Yusuf. Achmad Jaka Mirdinata berterima kasih atas ucapan selamat, dukungan dan doa (kini mantan) kompatriotnya di Apindo tersebut.

 

Reporter : SUL/MA/KY/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top