Iklan
Ekonomi

8 Kecamatan di Kota Bandar Lampung Bakal Teraliri Air Bersih PDAM Way Rilau

Saluran air bersih untuk kecamatan baru di Kota Bandar Lampung/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Delapan kecamatan di Kota Tapis berseri, bakal merasakan pendistribusian Perusahan Daerah (PDAM) Way Rilau di tahun 2020.

Hal tersebut dikatakan Direktur Umum PDAM Way Rilau Simon Mirza, usai menggelar rapat penyusunan draf perjanjian kerja sama dengan Ditjen Cipta Karya, Minggu (29/7).

“Insya Allah di tahun 2020, pendistrubusian air bersih kita akan menyentuh delapan kecamatan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, delapan kecamatan yang dimaksud yakni Kecamatan Rajabasa, Labuhanratu, Wayhalim, Kedaton, Tanjungsenang, Sukarame, Sukabumi, dan Kedamaian.

Menurutnya, selama ini pendiatribusian saluran PDAM Way Rilau kurang maksimal dikawasan tersebut.

Dengan alasan, mesin pendorong air yang dimiliki tak mampu menjangkau jarak yang dinilai terlalu jauh.

Baca Juga:  Umat Islam Berperan Aktif Dalam Perekonomian Syariah

“Selama ini pendistrubusian PDAM Way Rilau di delapan kecamatan itu terkendala  jarak tempuh yang jauh. Karena itu, dengan adanya proyek SPAM, diharapkan dapat menjangkau kecamatan yang belum tersentuh pendistribusian PDAM,” kata dia.

Terkait besar anggaran untuk merealisasikan hal tersebut, dari total nilai investasi Rp1,1 triliun, Ditjen Cipta Karya bakal memberi asupan dana sekitar Rp223 miliar dengan sistem pendanaan multiyears.

Tahun ini, kata Simon, telah dianggarkan sebesar Rp19 miliar.

“Selebihnya, sekitar Rp204 miliar akan dianggarkan tahun depan. Anggaran yang digulirkan oleh Cipta Karya digunakan untuk membangun pipa utama,” beber Simon.

Selain menugaskan Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga juga memberikan dukungan perizinan dan penempatan pipa di Ruang Milik Jalan (Rumija) pada jalan nasional dari Desa Relung Helok, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Baca Juga:  Pemkot Bandar Lampung Tak Layani Penganut Atheisme

Selain itu juga memberi dukungan perizinan untuk konstruksi bangunan intake dan penerbitan Surat Ijin Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan (SIPPA) dari Ditjen Sumber Daya Air.

“Kabarnya izin sudah bisa turun pekan depan,” ungkap Simon.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top