Pendidikan

757 Siswa Bakal Ikuti Sertifikasi Profesi di SMK YPE Sawunggalih

757 Siswa Bakal Ikuti Sertifikasi Profesi di SMK YPE Sawunggalih/MAS

Suluh.co – Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi disingkat (BNSP) adalah sebuah lembaga independen yang dibentuk pemerintah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 18 ayat (5) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP P1) SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo diikuti oleh 757 siswa berasal dari 7 Sekolah.

Pembukaan Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja Tahun 2021 Senin 19/4, dihadiri Dr. Nikmah Nurbaiti, S.Pd., M.Pd.B.I

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Bani Mustofa, M.Pd. Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Kepala Sekolah Jejaring,  Asesor Kompetensi LSP SMK YPE serta perwakilan siswa yang akan mengikuti kompetisi.

Kepala SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo, Tri Yulianto, S.Kom., M.Pd. Menyampaikan,  757 siswa berasal dari 7 (tujuh) sekolah yaitu, SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo 444             siswa, SMK Muhammadiyah Purworejo 87 siswa, SMK Ma’arif NU 1 Bener 141 siswa, SMK TI Kartika Cendekia Purworejo 36 siswa, SMK Patriot Pituruh 18 siswa, SMK YPE Purwodadi 11 siswa, SMK Nurussalaf Kemiri 20 siswa.

Baca Juga:  Pedagang Pasar Suronegaran Terapkan Physical Distancing

“Meliputi Kompetensi Keahlian sebagai berikut Akuntansi dan Keuangan Lembaga 186 siswa, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran 120 siswa, Bisnis Daring dan Pemasaran 65 siswa, Tata Busana 20 siswa, Teknik Komputer dan 194 siswa, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor 172 siswa,” terangnya.

Dijelaskan, metode Pelaksanaan Sertifikasi yang diterapkan untuk SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo yaitu klaster atau mencicil sedangkan untuk Sekolah jejaring skema atau sekaligus satu paket okupasi sejak bulan Maret hingga Mei.

Kegiatan Uji Kompetensi Tahun 2021 dilaksanakan dengan dua sumber biaya yaitu, biaya mandiri dan adanya dana bantuan PSKK (Program Sertifikasi Kompetensi Kerja) dari BNSP.

“Biaya Mandiri yaitu besaran biaya yang ditarik dari siswa peserta Uji Sertifikasi Kompetensi dengan besaran masing – masing siswa Rp 350.000,- (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) Dana Bantuan PSKK : yaitu dana bantuan yang dianggarkan oleh BNSP untuk kegiatan Program Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) bagi lembaga sertifikasi profesi,” ungkapnya.

Baca Juga:  144 Aparatur Desa di Kecamatan Bruno Ikut Pelatihan Peningkatan Kapasitas

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Dr. Nikmah Nurbaiti, S.Pd., M.Pd.B.I menanggapi, pihaknya sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo, dimana tercatat LSP ini mampu memfasilitasi lebih dari 2 sekolah jejaring untuk ikut dalam sertifikasi, hal tersebut sangat luar biasa kebermanfaatannya.

“Yang terpenting dalam pendidikan dan memasuki dunia kerja, anak-anak tidak hanya membutuhkan hardskill namun juga softskill, dimana akademik dan keterampilan harus seimbang, terlebih tetang attitude, pembawaan diri di dunia kerja akan menentukan sekali keberhasilan seseorang,” terangnya.

 

Reporter : Mahestya Andi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top