Daerah

72 PNS Pesawaran dapat Sanksi

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, saat menggelar halal bihalal bersama kepala desa dan korcam pendidikan/MH

GEDONGTATAN – Telat saat apel pertama pasca libur lebaran beberapa hari yang lalu, pegawai setingkat esselon, staf dan tenaga honorer di Pemkab Pesawaran akan mendapatkan sanksi.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Pesawaran, Sunyoto, Kamis (13/6).

“Memang semuanya yang mendapatkan sanksi itu, hanya karena telat tidak ikut apel saja. Sebab, pada siang hari kita lakukan sidak lagi, semuanya sudah ada di kantor dan tidak ada pegawai yang bolos pada hari pertama kerja, semuanya hanya telat saja,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga masih memberikan toleransi terhadap pegawai yang telat.

Baca Juga:  Pemkab Lambar Bakal Perluas Perda Kawasan Tanpa Rokok

“Dan memang kebanyakan mereka pulang mudik telat karena terjebak macet pada saat diperjalanan. Tapi kalau ada yang bolos tentu kita beri sanksi tegas, tapi memang tidak ada setelah kita lakukan evaluasi,” timpalnya.

Dirinya juga mengatakan, ada sebanyak 72 pegawai di Kabupaten Pesawaran mendapatkan sanksi berupa teguran dan pemotongan tunjangan TPP, lantaran tidak mengikuti apel pada hari pertama pasca libur cuti lebaran.

“Kalau untuk rincian pegawainya berapa, tenaga honorernya berapa, saya lupa. Dan 72 itu sudah kita lakukan evaluasi, dan sudah kita serahkan kepada para kepala OPD masing-masing untuk diberikan hukuman,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di Kabupaten Pesawaran mencapai 93 persen, pasca libur cuti lebaran beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Satlinmas Pesisir Barat Jadi Perpanjangan Tangan Pemerintah

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona seusai sidak ke beberapa kantor pelayanan, Senin (10/6).

“Nanti hasil absensi akan kita evaluasi bersama tim GDN dan inspektorat, untuk mengetahui alasan tidak berangkatnya pegawai tersebut,” kata bupati.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top