Modus

6 Jaksa KPK Kawal Sidang OTT Lampung Utara  

Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho/Suluh/KPK

BANDAR LAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini Kamis (12/12), resmi mendaftarkan perkara suap fee proyek Lampung Utara, ke Pengadilan Negeri Tanjung Karang, dengan menghadirkan dua tersangka baru yang berperan sebagai rekanan proyek. Sementara sidang dari perkara ini akan dijadwalkan dimulai pada pekan depan.

Sebanyak dua berkas setebal 25 centimeter, diserahkan ke bagian Tipikor PTSP Pengadilan Negeri Tanjung Karang, dengan berkas atas nama CS  dan HW, yang berperan sebagai rekanan proyek, dalam proyek pembangunan pasar tradisional Desa Comook Sinar Jaya, di Kecamatan Muara Sungkai, serta kontruksi fisik pembangunan Pasar Rakyat Tata Karya, yang menggunakan dana alokasi khusus atau DAK.

Baca Juga:  Surat Suara Difoto, Caleg PDIP Persibar Terancam Pidana

Perkara ini sendiri dijadwalkan akan dimulai sidang perdananya pada pekan depan.

“Total ada enam orang jaksa KPK dalam tim penuntut umum, dengan jeratan pasal 5 ayat 1 huruf b dan pasal 13, UU yang mengatur tentang tindak pidana korupsi, sebagai pemberi suap,” jelas Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho.

Diketahui perkara suap fee pryoyek ini turut menyeret nama bupati non aktif Kabupaten Lampung Utara, yang terindikasi  menerima suapa fee proyek sebesar Rp540 juta, melalui Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara.

Penetapan tersangka sang bupati sendiri ditetapkan oleh KPK pada bulan Oktober lalu, setelah dilakukannya pemeriksaan insentif dari sejumlah pihak yang terlibat dan tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK.(TN)

Baca Juga:  Dokter Anak RS Abdul Moeloek Tak Digaji 8 Bulan, Arinal : Ini Hanya Perkara Kecil
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top