Iklan
Pendidikan

57 Jabatan Fungsional Unila Resmi di Lantik

Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Hasriadi Mat Akin melakukan pengambilan sumpah/janji 57 jabatan fungsional di lingkungan setempat/Ist

BANDAR LAMPUNG  –  Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Hasriadi Mat Akin melakukan pengambilan sumpah/janji 57 jabatan fungsional di lingkungan setempat.

Kegiatan dilakukan di Aula Pelantikan Gedung Rektorat lantai IV.

Pengukuhan dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Dan dalam pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan dilakukan mengacu pada Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, Jabatan Fungsional, dan Jabatan Pimpinan Tinggi.

Sumpah/janji jabatan ini merupakan agenda perdana yang dilakukan bagi pegawai negeri sipil dengan jabatan fungsional.

Pengambilan sumpah jabatan ini melibatkan jabatan fungsional guru besar, lektor kepala, fungsional lektor, fungsional asisten ahli, PLP terampil pelaksana lanjutan, dan PLP ahli muda.

Baca Juga:  3 Anggota Senat Tidak Gunakan Hak Suara di Pilrek Unila

Mereka di antaranya Drs Mustofa dalam Jabatan Fungsional Guru Besar/Profesor, Dr Ir Tumiar Katarina Baritauli Manik dalam Jabatan Fungsional Lektor Kepala, dr Rika Lisiswanti dalam Jabatang Fungsional Lektor, Mas Muhammad Hizbullah Sesunan dalam Jabatan Fungsional Asisten Ahli, Joko Irwanto dalam Jabatan PLP Terampil Pelaksana Lanjutan, dan Abdurachman Effendi dalam Jabatan PLP Ahli Muda.

Hasriadi mengatakan, jabatan fungsional dosen maupun PLP merupakan jabatan yang penuh tanggung jawab.

“Mulai hari ini akuntabilitasnya bukan hanya dosen ke ketua jurusan, ketua jurusan ke dekan, dekan ke rektor, atau PLP ke kepala Laboratorium tetapi harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena secara resmi hari ini telah diambil sumpah jabatannya,” ujarnya.

Baca Juga:  PPDB SMKN 6 Bandar Lampung Tersedia di Seluruh SMKN

PLP, kata dia, merupakan tenaga profesional yang bekerja di laboratorium, di mana karir dosen juga berada di tangan PLP sehingga di sini manfaatkan keprofesionalan untuk menjadikan lab lebih baik.

Ke depannya, Unila ingin mengangkat tenaga fungsional yang profesional seperti arsiparis, pustakawan, perangkat komputer, dan sebagainya karena Unila ingin sekali memanfaatkan atau memberdayakan agar Unila dapat semakin maju.

Sementara itu, tambahnya, dosen merupakan jabatan fungsional dan jabatan profesional karena yang menjadi tugas utama dari seorang dosen yaitu Tridarma.

Banyak pekerjaan memerlukan ketekunan dari para dosen. Dengan demikian, diharapkan para dosen dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, tidak lagi bicara berapa kali kuliah namun dilihat seberapa dosen membenahi diri untuk Tridarma.

Baca Juga:  Sanggar Belajar di Desa Marga Mulya, Bantu Anak Masuk Kampus Pilihan

“Jika bicara mengenai dosen, ia harus bisa menciptakan lulusan berkompetensi tinggi. Di sisi lain, dosen harus terlibat pada riset dalam rangka mengembangkan keilmuannya sehingga membawa

kemajuan bagi Unila. Dengan demikian kinerja dosen dalam meningkatkan kompetensi sama saja memberi prestasi untuk Unila,” pungkas Hasriadi.(RD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top