Bandar Lampung

50 Ribu Lebih Pensiunan Terima THR Dari PT Taspen  

Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – PT. Taspen (Persero)  kantor Cabang Bandar Lampung membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2018 kepada para pensiunan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2018.

PP tersebut berisi tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dalam Tahun Anggaran 2018 kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pejabat Negara, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan.

Kepala Bidang Umum PT. Taspen Cabang Bandarlampung Samsul Fajar mengatakan, bekerjasama dengan Perbankan dan Kantor Pos, pihaknya membayarkan THR kepada 52.188 Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan di wilayah Provinsi Lampung mulai Senin (4/6) lalu.

Samsul mengungkapkan, pembesaran THR tersebut memiliki beberapa ketentuan seperti :

  1. Pembayaran THR dilaksanakan terpisah dari Pembayaran Pensiun dan Pembayaran Tunjangan bulan Juni 2018,
  2. Besarnya THR Penerima Pensiun adalah pensiun pokok ditambah tunjangan keluarga dan tambahan penghasilan, tidak dikenakan potongan asuransi kesehatan dan potongan pihak ketiga lainnya
  3. Besarnya THR Penerima Tunjangan adalah sebesar tunjangan sesuai ketentuan perundang-undangan, tidak dikenakan potongan asuransi kesehatan dan potongan pihak ketiga lainnya
  4. Apabila THR belum dapat dibayarkan, maka dapat dibayarkan pada bulan-bulan berikutnya.
  5. Penerima Tunjangan Veteran dibayarkan sebesar 50%.
Baca Juga:  Fasni Bima Cap Yuhadi Sebagai Perusak Partai Golkar

Adapun jadwal pembayaran THR adalah mulai tnggal 04 Juni 2018 s/d akhir bulan Oktober 2018 untuk Kantor Bayar Bank dan mulaiTanggal 05 Juni 2018 s/d akhir bulan Oktober 2018 untuk Kantor Bayar Kantor Pos.

“Sama seperti gaji pensiunan ataupun tunjangan, THR yang masuk ke rekening harus diambil sebelum 3 bulan atau paling lambat pada bulan September. Karena Oktober kami harus mengirimkan data realnya ke pusat,” terang Samsul, Kamis (7/6)

Selanjutnya dia mengungkapkan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, terdapat beberapa kriteria yang tidak berhak atas THR yaitu penerima pensiun janda/duda yang rangkap dengan pegawai aktif, penerima pensiun janda/duda yang rangkap dengan pensiun sendiri.

Kemudian penerima pensiun rangkap dengan yang dibayarkan oleh Asabri, serta penerima Dahor (Dana Kehormatan).

Baca Juga:  Yustin Ficardo Meminta PKK Bermanfaat Bagi Kemajuan Masyarakat

Untuk pembayaran THR bagi penerima pensiun dan penerima tunjangan yang rangkap, dibayarkan hanya satu saja, yaitu yang paling menguntungkan.

“Jadi untuk pensiunan ataupun penerima tunjangan pensiun tidak akan mungkin menerima THR dobel, tetapi hanya dibayarkan satu saja dengan nominal yang paling besar diantara keduanya,” jelas Samsul.(LS/DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top