Iklan
Modus

4 pengedar narkoba divonis 12 tahun, 2 bertatus napi 

Narapidana bisnis narkoba/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Dua orang narapidana Lapas Rajabasa Bandar Lampung, kembali harus menjalani persidangannya terkait perkara narkotika yang lagi-lagi dijadikan bisnis dari balik jeruji besi. Keduanya akhirnya divonis oleh hakim dengan hukuman penjara selama 12 tahun.

Alan Handa Perkasa, Edwin Winarto, M Irsan dan Kuswandi, dua di antaranya berstatus narapidana. Kini harus didudukan bersama-sama di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, untuk mendengarkan pembacaan vonis dari majelis hakim.

Diketahui dalam dakwaannya, ke-empat terdakwa ini didakwa telah melanggar  pasal 114 ayat 2, junto pasal 132 ayat 1, Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Memberikan vonis hukuman penjara untuk terdakwa Alan Handa dan Erwin Winarto, selama 12 tahun dan denda Rp1 miliar, dengan subsidair denda yaitu penjara selama 3 bulan,” kata Majelis Hakim, Rabu (11/9).

Baca Juga:  Buruh Simpan Sabu di Kandang Ayam

Sementara kepada terdakwa M Irsan dan Kuswandi, Majelis Hakim menghadiahi hukuman pidana penjara selama 11 tahun dan denda Rp1 miliar, dengan subsidair denda yaitu penjara selama 3 bulan.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa pada sidang sebelumnya, ke-empat terdakwa didakwa telah bersalah dengan berbisnis barang haram narkotika jenis sabu dan extacy, dengan berat total sabu mencapai 100,6 gram, serta 1.985 puluh butir pil extacy.

Narkotika tersebut dipesan oleh terdakwa Alan dan Edwin, di balik penjara dari seorang bernama Jhoni yang berada di Medan, Sumatera Utara, yang kemudian dijemput oleh terdakwa M Irsan dan Kuswandi, atas perintah Alan dan Edwin dengan upah sebesar Rp1 juta.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top