Iklan
Politik

4 Pejabat Pemkot Bandar Lampung Terancam Bui 3 Tahun

Calon Presiden Joko Widodo, saat menyapa warga Kota Bandar Lampung, di acara jalan sehat/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kampanye capres Joko Widodo, memasuki tahap kajian di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung. ASN yang terlibat kampanye terancam sanksi pidana pemilu.

Pengerahan ASN pada kegiatan jalan sehat bersama capres Joko Widodo diduga melibatkan beberapa pihak, di antaranya adalah Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Sekretaris Daerah Kota Badri Tamam, Kepala Dinas Pendidikan Daniel Marsudi, dan Lurah Enggal Sukiman. Masing-masing pihak terlapor telah diminta keterangannya oleh Bawaslu kota.

Bawaslu sendiri telah mengkaji secara mendalam keterangan yang disampaikan pihak terlapor sebelum memasuki pembahasan kedua bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu atau Gakkumdu pada Senin (17/12) mendatang.

Baca Juga:  Jokowi Risaukan Elektabilitas 2 Kabupaten di Lampung

Anggota Bawaslu Bandar Lampung, Divisi Penindakan Pelanggaran Yahnu Wiguno Sanyoto, mengatakan akan menggunakan pasal 547 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu.

“Jika terbukti melanggar akan dikenakan pidana penjara paling lama tiga tahun dengan ganti rugi sebesar Rp36 juta,” kata Yahnu, Kamis (13/12).(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top