Uncategorized

4 Pasangan Calon Besok Ikut Pengundian Nomor Urut

KPU Provinsi Lampung menetapkan empat pasangan calon gubernur–wakil gubernur Lampung di Pilgub 27 Juni 2018/Suluh

BANDARLAMPUNG – KPU Provinsi Lampung menetapkan empat pasangan calon (paslon) gubernur–wakil gubernur Lampung di Pilgub 27 Juni 2018. Hal ini berdasarkan SK Nomor: 70/HK.03.1-Kpt/18/Prov/II/2018 yang ditandatangani oleh Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono serta anggota komisioner lainnya, Handy Mulyaningsih, Sholihin, M Tio Aliansyah, Ahmad Fauzan.

Adapun keempat nama  pasangan calon tersebut, M Ridho Ficardo–Bachtiar Basri yang diusung oleh Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan jumlah 25 kursi serta telah dinyatakan memenuhi syarat.

Paslon kedua Mustafa–Ahmad Jajuli yang diusung oleh Partai Nasdem, Partai PKS dan Partai Hanura dengan jumlah 18 kursi dan dinyatakan memenuhi syarat.

Paslon ketiga Herman HN–Sutono yang diusung oleh Partai PDIP dengan 17 kursi dan dinyatakan memenuhi syarat.

Baca Juga:  KPU dan Bawaslu Lampung Terindikasi Melakukan Gratifikasi

Paslon keempat, Arinal Djunaidi–Chusnunia Chalim yang diusung oleh Partai Golkar, Partai PKB dan Partai PAN dengan 25 kursi serta dinyatakan memenuhi syarat.

Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono menyampaikan, Selasa (13/2/2018), pihaknya akan melakukan pengundian nomor urut untuk keempat paslon tersebut.

“Pengundian itu nantinya dilakukan sebanyak dua kali. Pertama, ada 12 bola dengan  angka berbeda yang menunjukan keseluruhan partai politik. Kemudian, nantinya bola itu diaduk atau di acak oleh Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, Kapolda  Irjen Suroso Hadi Siswoyo, Danrem 043/Gatam Kol Inf Hadi Basuki, dan Kajati Syafrudin. Setelah itu, para calon wakil gubernur mengambil bola tersebut,” kata Nanang, Senin (12/2).

“Kemudian, jika para calon wakil itu mendapat nomor terkecil. Maka calon gubernur tersebut mendapat kesempatan pertama untuk mengambil nomor urut. Nantinya nomor urut itu dibuka secara bersamaan,” jelasnya.

Baca Juga:  Ini Sikap Bawaslu Lampung atas Politik Susu Arinal - Nunik

Terkait masa cuti, Nanang menyampaikan, pihaknya menunggu surat pemberhentian dari para ASN maupun surat cuti dari para kandidat yang berstatus sebagai bupati/wali kota sebelum tanggal 28 Mei 2018 mendatang.

“Jadi pak Jajuli maupun pak Sutono sebelum ataupun pada tanggal 28 Mei harus menyerahkan SK Pemberhentiannya. Untuk cuti, terhitung saat memasuki masa kampanye dan semua kandidat sudah menyerahkan semua persyaratannya,” tegasnya.

Untuk laporan awal dana kampanye atau rekening khusus, Nanang menyampaikan, berdasarkan PKPU, para kandidat harus menyerahkannya sebelum tanggal 14 Februari.

”Makanya hari ini tadi kami surati semua empat pasangan calon agar pada tanggal 14 dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB merupakan batas akhir menyerahkan laporan dana kampanye,” ujarnya.

Nanang berharap para paslon bisa berkompetisi secara sehat saat memasuki masa kampanye pada 15 Februari  hingga 23 Juni 2018.

Baca Juga:  Bawaslu RI Sebut Pilgub Lampung Jadi Atensi Pusat

“Gunakan waktu itu dengan sebaik-baiknya. Makanya, kami juga besok memberikan waktu 5 menit kepada para pasangan calon untuk berpidato di akhir masa pengundian nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, petahana calon gubernur Lampung M Ridho Ficardo menyampaikan, setelah adanya penetapan ini, pihaknya akan mengikuti semua mekanisme yang telah ditetapkan oleh lembaga terkait  pemilihan ini. “Kita akan mengikuti sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku,” ucapnya.(AR)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top