Iklan
Modus

4 Kurir Narkoba Dituntut 13 Tahun Penjara

Ilustrasi Sidang. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Perkara narkotika yang peredarannya dikendalikan dari dalam Lapas, kembali digelar sidangnya di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang, kemarin, dengan agenda pembacaan tuntutan dari jaksa, dengan tuntutan yang sama rata untuk ke 4 terdakwa, yaitu hukuman penjara selama 13 tahun.

Ke 4 terdakwa ini yaitu, Hatami, Supriyadi, Edwar, dan Sony Pebriansyah, secara estafet telah menjadi kurir dari narkotika jenis pil ekstasi yang sebanyak 6 ribu butir, dan sabu yang total beratnya sebanyak 5 ratus gram lebih, atas perintah Okta Rizal melalui telephone dari dalam Lapas Raja Basa, yang bekerja sama dengan seorang yang kini menjadi DPO kepolisian, yang dikenal dengan nama Kimping.

Baca Juga:  Hati-hati, Golput di Pemilu 2019 Bisa Terkena Sanksi Penjara 3 Tahun

Dalam dakwaan yang dibacakan pada sidang sebelumnya, perjalanan narkotika tersebut dimulai oleh Okta Rizal, yang memerintahkan terdakwa Hatami, untuk menjemput ekstacy dari Kimping, yang kemudian hatami memerintah anak buahnya yang bernama Supriyadi untuk mengambilnya dan diserahkan kepada Edward, yang lalu dari terdakwa Edwar kembali diserahkan kepada Sony Pebriansyah untuk disimpan di rumahnya, serta kembali menunggu perintah untuk mengirimnya kembali kepada pembeli.

Narkoba tersebut telah laku sebanyak 3500 pil ekstacy, yang diserahkan kepada pembeli yang transaksinya dilaksanakan di Jalan Sukarno-Hatta Bandar Lampung. Namun pada saat akan bertransaksi kembali di Daerah Gunung Terang, terdakwa Sony Pebriansyah pun tertangkap, dan setelah dilakukan pengembangan pihak kepolisian, akhirnya terdakwa yang lain pun ikut dicokok.

Baca Juga:  Dianggap Pro Rakyat, Khamamik Dirindukan Warganya

Lantaran ulah mereka ini, jaksa akhirnya menuntut ke 4 nya, dengan tuntutan hukuman selama 13 tahun kurungan penjara, dan diwajibkan untuk membayar denda sebesar 1 milyar rupiah.

Dalam sidang kali ini, ke 4 terdakwa langsung membacakan pledoinya secara lisan setelah pembacaan tuntutan, sehingga kemudian sidang lanjutan akan digelar pada minggu depan, dengan agenda sidang yang langsung mendengarkan putusan dari majelis hakim. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top