Modus

3 Pengecer Sabu Divonis Tinggi

Pengedar sabu/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Lantaran tak kenal kapok dan kembali berulah menjadi seorang kurir sabu, Fredi Mercury, beserta kedua rekannya yakni Atek dan Dodi, harus didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, untuk mendengar pembacaan vonis dari majelis hakim.

Ketiga terdakwa ini didakwa telah bersalah melanggar pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1, junto pasal 132 ayat 1, UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Hendri kali ini, terdakwa Fredi Mercury mendapatkan vonis penjara selama 8 tahun dan dikenakan denda sebesar Rp1 miliar, dengan subsidair denda yaitu penjara selama 4 bulan.

“Menjatuhkan pidana penjara yang sama yaitu selama 7 tahun dan dikenakan denda sebesar Rp1 miliar dengan subsidair denda yaitu kurungan penjara selama 4 bulan, untuk Atek dan Dodi,” kata Hakim Ketua Hendri, dalam persidangan, kemarin.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Lampung Selatan, KPK Ajukan Kasasi

Perkara ini sendiri bermula sekitar bulan Juli 2019 lalu, saat Atek dan Dodi  memesan sabu ke Fredi sebanyak 2 gram untuk mereka pecah dan dijual kembali.

Namun naas saat terakhir akan bertransaksi, petugas kepolisian yang telah lama memantau gerak – gerik ketiganya keburu menyergap 3 sekawan ini.

Menanggapi putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim, terdakwa Atek menyatakan tidak menerimanya dan melayangkan banding seusai persidangan.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top