Politik

3 Anggota Senat Tidak Gunakan Hak Suara di Pilrek Unila

Ketua Senat Unila Profesor Heryandi/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Tiga dari 48 anggota senat tidak menggunakan hak suaranya di pemilihan rector (Pilrek) Unversitas Lampung (Unila) karena menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Ketiga anggota senat itu di antaranya, Dedi Hermawan dan Hartoyo dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Suharso dari Fakultas MIPA.

Sesuai dengan amanat Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017, tentang pengangkatan dan pemberhentian pemimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dinyatakan tahapan pengangkatan pemimpin PTN terdiri atas penjaringan bakal calon, penyaringan calon, pemilihan calon, serta penetapan dan pelantikan.

Sesuai dengan tenggat waktu sebagaimana diatur dalam Permenristekdikti, sebelum masa jabatan akhir rektor Unila habis, pemilihan tiga besar nama calon rektor Unila sudah harus dilakukan.

Baca Juga:  Demokrasi di Lampung Mati Akibat Politik Uang, Rakyat Lampung Ketuk Pintu Langit

Menurut Ketua Senat Unila Profesor Heryandi, dalam pelaksanaan pemilihan rektor, suara yang dihitung adalah suara senat yang hadir langsung saat pemilihan.

“Kewajiban menunaikan ibadah haji adalah dalam rangka kepentingan pribadi bukan institusi. Sehingga proses pemilihan rektor Unila tetap berlangsung,”kata Prof. Heryandi, Kamis (1/8).

Ketiga anggota senat berangkat ke tanah suci dengan izin cuti yang memiliki tenggat waktu, apabila kembali ke tanah air sebelum pemilihan rektor dimulai, ketiganya tetap tidak bisa menggunakan hak suara sebelum tenggat waktu cutinya habis.

Sebelumnya, panitia Pilrek Unila sudah menyusun jadwal pemilihan, yaitu tahap penjaringan mulai 12 Juli hingga 5 Agustus 2019, berisi agenda pendaftaran bakal calon rektor, seleksi administrasi dan penyerahan hasil seleksi administrasi kepada senat.

Baca Juga:  Dinas PUPR Lampung Mulai Perbaiki Jalan RE Martadinata

Kemudian, tahap penyaringan mulai 9 hingga 28 Agustus 2019, berisi agenda sosialisasi bakal calon rektor, debat kandidat dan penetapan tiga calon rektor pada 28 Agustus 2019.

Selanjutnya tahap pemilihan mulai 2 hingga 12 September 2019, berisi agenda sosialisasi calon rektor dan pemilihan calon rektor.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top