Bandar Lampung

29 Anggota DPRD Bandar Lampung Boikot Wiyadi

Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi/GUNG

Suluh.co – Sebanyak 29 dari 50 anggota DPRD Bandar Lampung menolak Wiyadi, selaku ketua lembaga tersebut, memimpin rapat paripurna pertanggungjawaban APBD 2020, pada Selasa (22/6).

Keengganan tersebut dikarenakan ada persoalan internal di antara mereka yang belum diselesaikan.

Ketua Fraksi PAN DPRD Bandar Lampung, Hadi Tabrani, mengklaim Ketua DPRD tidak mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan persoalan internal yang ada di legislatif.

“Sampai hari ini pun tidak ada itikad baik dari Wiyadi untuk menyelesaikan konflik internal di antara kita, Itu yang kami anggap sebuah kesombongan dari beliau yang tidak ingin merangkul kita,” terang Hadi Tabrani.

Ditempat yang sama, anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Ali Wardana, mengatakan, bahwa rapat paripurna bisa dipimpin oleh siapapun, asalkan bukan oleh Wiyadi.

Baca Juga:  Xenia Hantam Pembatas Jalan di Ruas Tol Sidomulyo

Menurutnya, langkah ini juga bukan untuk menghambat pembangunan di Kota Tapis Berseri. Akan tetapi, pihaknya ingin melaksanakan agenda dari Banmus.

“Kabarnya kalau Banmus akan rapat, bila menghasilkan putusan dan tidak korum maka itu perbuatan Ilegal. Kami ingin melaksanakan paripurna, kita tinggal tunggu dari pemerintah daerah,” ucapnya

Sementara itu, Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi mengakui hal itu dan akan menyelesaikannya dalam waktu dekat.

“Kalau sifatnya kritikan untuk perbaikan pasti saya akan menerimanya untuk diri saya pribadi,” tukas dia.

Disinggung soal adanya konflik internal di DPRD, ia menjelaskan, kedepan akan mencari jalan  terbaik untuk menyelesaikan konflik tersebut.

“Insya Allah, kita akan cari jalan yang terbaik, yang pertama 50 anggota dewan diberikan amanat oleh masyarakat Bandar Lampung untuk melaksanakan kewajibannya sebaik mungkin,” tandasnya.

Baca Juga:  Camat di Bandar Lampung Bantah Pungli Berdalih THR

 

Reporter : Agung Kurniawan

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top