Pendidikan

26 Finalis Muli Mekhanai Lampung Barat Ikut Audisi Duta Kesproseks Tahun 2019

Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) cabang Lampung Barat (Lambar) menggelar Audisi Duta Kesehatan Reproduksi dan Seksual (Kesproseks) Remaja 2019/FB

LAMPUNG BARAT – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) cabang Lampung Barat (Lambar) menggelar Audisi Duta Kesehatan Reproduksi dan Seksual (Kesproseks) Remaja 2019, di Wisma Sindalapai, Liwa Kamis (11/4).

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2013, dengan demikian hingga saat ini telah digelar sebanyak 7 tujuh kali,” kata Sekretaris Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Drs. Sandarsyah, mendampingi Plt. Ketua PKBI cabang setempat, Drs. Tono Suparman.

Peserta sendiri merupakan 26 orang para finalis Muli-Mekhanai Kabupaten Lampung Barat Tahun 2019. Dan tema kegiatan kali ini adalah, “Remaja Oke, Jika Tahu Akan Hak Kesehatan Reproduksi Dan Seksualnya,”.

Baca Juga:  Resmi Ditutup, Pengunjung Liwa Fair 2018 Meningkat Drastis

Adapun tim seleksi dalam kegiatan ini antara Lain Drs. Tono Suparman, Drs. Sandarsyah, S.Kom, Kasta Brahmana, S.IP, Riyadi Andrianto, SH dan Drs. Junaidi Jamsari, MM.

Dan rencananya pengumuman serta penobatan Duta Kesproseks Remaja Kabupaten Lampung Barat 2019 akan dilakukan bersamaan dengan malam Grand Final Muli-Mekhanai Kabupaten Lampung Barat, Jumat (12/4) esok, di GOR Aji Saka, Kompleks Kawasan Sekuting Terpadu Liwa.

Dalam kegiatan ini PKBI cabang Lampung Barat, disamping memberi materi tentang triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yaitu HIV – AIDS, kesehatan reproduksi, napza (narkotika, psikotrofika dan zat adiktif lainnya) dan pendewasaan usia perkawinan (PUP), juga melakukan test tertulis kepada para finalis Muli-Mekhanai tentang materi-materi tersebut, dan diakhiri dengan melakukan test wawancara.

Baca Juga:  BNPT Ajak Pelajar Lampung Hindari Radikalisme dan Terorisme

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjaring remaja yang peduli terhadap kesehatan reproduksi, yaitu remaja yang dapat menjaga kesehatan reproduksi dan seksualnya, tidak menggunakan Napza, tidak berprilaku seks bebas, peduli dan paham penyakit HIV –AIDS, dan melakukan pernikahan di usia yang matang.

Dengan adanya Duta Kesproseks kita harapkan akan menjadi contoh remaja-remaja yang lain, terutama remaja-remaja yang ada di Kabupaten Lampung Barat dan umumnya remaja-remaja yang lain. Sehingga dapat menyongsong dengan baik era Bonus Demografi yang akan terjadi pada tahun 2020 – 2035.

“Ini juga merupakan tindak lanjut dari visi PKBI yaitu menjadikan pusat unggulan seksual and reproductive healt right (SRHR) yang mandiri tahun 2020. Dengan Misi, mengembangkan pusat informasi, edukasi, dan pelayanan kesehatan reproduksi. Lalu mengembangkan pemberdayaan masyarakat, dan melakukan advokasi kesehatan reproduksi,” pungkas Sandarsyah.(FB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top