Iklan
Pendidikan

25 Peserta Zonasi Biling SMPN 29 Batal Diterima,1 Siswa Bakal Putus Sekolah

Penerimaan Peserta Didik Baru jalur zonasi bina lingkungan tingkat SMP/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB jalur zonasi bina lingkungan atau biling, di SMP Negeri 29 Kecamatan Sukarame, dinilai tidak transparan.

Sebanyak 25 calon siswa yang sudah dinyatakan lulus PPDB dan telah melakukan pendaftaran ulang, dipindahkan oleh pihak sekolah ke SMP Negeri 36.

Tiba-tiba pihak sekolah memutuskan, 25 calon siswa dipindahkan, keputusan ini terpaksa diambil karena kuota mereka hanya 132 kursi.

Bantahan atas sangkaan tak transparan tersebut diungkapkan oleh Kepala SMPN 29 Bandar Lampung Astuti, pada Jumat (12/7) malam kemarin,

Meski begitu, salah satu orangtua siswa, Umawahsato, mengaku kecewa dengan keputusan pemindahan putrinya dari SMP Negeri 29 ke SMP Negeri 36.

Baca Juga:  Kabupaten Pringsewu Berpotensi Jadi Kota Pendidikan

“Saya tinggal di jalan Pulau Buru Gang Balam No 11, atas pemindahan putri saya ini, otomatis jarak sekolah jadi lebih jauh,” sesal Umawahato.

Kata dia, seharusnya PPDB zonasi biling memprioritaskan siswa yang jarak rumah dan sekolah lebih dekat serta berasal dari keluarga tidak mampu.

Berdasarkan aplikasi Google Map, jarak rumah Umawahsato ke SMP Negeri 29 hampir satu setengah kilometer. Sementara SMP Negeri 36 berjarak kurang lebih 4 kilometer.

Umawahsato yang sehari-harinya membuka warung di rumah, mengaku kewalahan bila mengantar putri keduanya tersebut ke sekolah yang lebih jauh.

“Untuk antar jemput anak dengan menggunakan transportasi online, saya tidak sanggup. Saya hanya buruh,” katanya.

Baca Juga:  KOL, KADIN Lampung dan Unimal Sampaikan Informasi tentang Penyakit Lupus

Pemindahan putrinya ke SMP Negeri 36 juga terkesan ditutupi, karena dalam surat undangan yang dilayangkan pihak sekolah hanya perihal silaturahmi.

Pemindahan ini berdampak pada sang putri, lulusan SD Negeri 2 Way Halim itu pun enggan bersekolah.

Diketahui, PPDB jenjang SMP di Kota Bandar Lampung, untuk zonasi biling dilakukan secara luring atau luar jaringan dan tidak online.

Berdasarkan peraturan Mendikbud Nomor 20 Tahun 2019, tentang PPDB, pasal 14 ayat 4, penyaluran kelebihan calon peserta didik dilakukan sebelum pengumuman penetapan hasil seleksi PPDB.

Dan pada pasal 27 ayat 2 disebutkan, PPDB dengan mekanisme luring untuk menentukan daya tampung terakhir dari sisa kuota. Siswa dengan jarak yang sama antara tempat tinggal dan sekolah akan memprioritaskan peserta didik yang memiliki nilai ujian sekolah lebih tinggi.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top