Daerah

2 Motor Terbakar, SPBU Jalan Lintas Timur Kibang Menggala Nyaris Dilalap Api 

Salah satu motor yang terbakar di SPBU 24-341-70, di Jalan Lintas Timur Kibang, Menggala/Murni

MENGGALA – Disinyalir lalai dengan memperbolehkan pengecor mengunakan tanki modifikasi, Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) 24-341-70, di Jalan Lintas Timur Kibang, Menggala, nyaris ludes dilalap si jago merah, Sabtu (25/8).

Beruntung, kesigapan warga langsung bertindak dengan mengunakan pasir dan air secukupnya, hingga api yang membakar satu mesin pengisian BBM  tidak menjalar ke area mesin lainya .

Zulkar (30), selaku saksi mata menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu datang dua unit sepeda motor yang hendak mengisis BBM jenis premium di mesin nomor 05.

Satu motor yang di depan, kata Zulkar, dengan tanki modifikasi sedang mengisi bahan bakar sementara satu motor antri dibelakangnya.

“Tiba-tiba saya dengar teriakan operator awas ada api, kebakaran-kebakaran. Setelah saya lihat, benar ada kobaran api di tanki motor yang ada di depan. Api makin membesar setelah menyambar mesin pengisian, saat itu juga saya lihat operator dan pengendara motor lari meninggalkan mesin pengisian,” urainya.

Baca Juga:  Herman HN Alihkan Kepengurusan PTSL ke Lurah, Warga Kesal Dengan Pungutan RT

Diduga, sambung dia, api berasal dari korsleting motor yang dibelakang yang saat antri pengendara lupa atau telat mematikan kendaraan sehingga percikan api menyambar selang BBM pada saat pengisian.

“Itulah akibatnya sembrono dengan berbagai modus dilakukan untuk dapatkan premium. Namun, sepertinya pihak SPBU terkesan membiarkan saja padahal sudah tahu kalau itu pengecor, buktinya masa ia satu tanki motor bisa muat 35 liter. Ada kerjasama antara pengecor dengan SPBU, saya tidak tahu yang jelas adanya musibah kebakaran ini pasti semuanya akan dibongkar polisi,” harapnya.

Sementara itu, pihak SPBU melalui pengawas, Apri, menjelaskan, jika dirinya belum mengetahui secara detail penyebab kebakaran yang menghanguskan satu mesin pengisian dan dua unit sepeda motor.

“Saya belum tahu penyebabnya yang saya lihat api sudah berkobar saat ada dua motor sedang mengisi premium,” ujarnya.

Baca Juga:  Hingga Akhir Desember 2018, 600 Pegawai Pemprov Lampung Masuk Masa Pensiun

Disinggung soal adanya oknum yang melakukan pengecoran, Apri berkilah jika SPBU tidak memperbolehkan mengecor dengan mengunakan jerigen, dan soal adanya modus modifikasi tangki motor, dirinya juga belum tahu, sebab operator belum memberikan keterangan.

“Kami tidak bisa melarang motor atau mobil untuk mengisi BBM. Karena ini memang tempatnya, jika ada yang sengaja membawa motor dengan tangki yang sudah di modifikasi saya tidak bisa menjawabnya sekarang,” kilahnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Menggala Aiptu Tj. Wisnu, menjelaskan, penyebab kebakaran berasal dari korsleting salah satu motor.

“Saya belum bisa merincinya, masih dalam proses penyelidikan. Saat ini kami masih di TKP untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi dugaan sementara korsleting, Barang bukti yang sudah dibawa dua unit rangka sepeda motor yang telah terbakar. Dan kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap operator, pemilik motor, pihak SPBU, serta masyarakat setempat yang melihat langsung kejadian tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga:  PWI Pesawaran Beri Bantuan Untuk Penyandang Tunanetra

Diketahui, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Untuk mengamankan lokasi, puluhan anggota Brimob dan anggota Polsek Menggala dibantu jajaran anggota Polres Tulangbawang bersiaga dilokasi.

Adanya musibah tersebut, Jalan Lintas Timur sempat macet selama setenggah jam, setelah api dapat dipadamkan arus kembali normal dan hingga saat ini puing-puing mesin yang terbakar menjadi tontonan warga.(MR)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top