Bandar Lampung

11 Insan Adhyaksa Lolos Tes Asesmen Kompetensi di KPK

11 Insan Adhyaksa Lolos Tes Asesmen Kompetensi di KPK
11 Insan Adhyaksa Lolos Tes Asesmen Kompetensi di KPK

Gedung KPK. Foto: Istimewa.

Suluh.co – Sebanyak 11 jaksa dari Kejaksaan Agung RI peserta seleksi pegawai baru KPK dinyatakan lulus tes asesmen kompetensi. Mereka telah menyingkirkan 11 kandidat lain dari total pendaftar 22 jaksa.

“Setelah dilakukan tes potensi, asesmen kompetensi dan tes Bahasa Inggris oleh pihak ketiga yang independen dan berkompeten terhadap 22 orang peserta, saat ini ada 11 orang jaksa yang dinyatakan lulus pada tahap ini,” ujar Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri kepada reporter Suluh.co, Rabu, 30 Desember 2020.

Ali menyebut 11 jaksa yang lolos itu akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Menurutnya, pada awal Januari 2020, mereka akan mengikuti rangkaian seleksi berupa tes kesehatan hingga wawancara dengan pimpinan KPK.

Baca Juga:  Warga Lampung Desak KPK segera Tetapkan Status Nunik

“Selanjutnya pada sekitar 6-8 Januari 2021 dijadwalkan akan kembali dilakukan lanjutan rangkaian tes berupa tes kesehatan dan wawancara dengan unit kerja dan pimpinan KPK,” ujar Ali.

“Peserta yang lulus seluruh tahapan seleksi ini diharapkan akan memperkuat kerja jajaran bidang penindakan KPK,” imbuhnya.

Seperti dilaporkan sebelumnya, Deputi Penindakan KPK Karyoto telah menyebutkan KPK bakal menambah 100 penyidik baru. Sebanyak 100 penyidik baru itu nantinya akan ditempatkan untuk memperkuat bidang penindakan KPK.

“Kebutuhan di direktur penyidikan, penyelidikan, dan penuntutan. Kami secara renstra [rencana strategis] masih ada tambahan 100 personel itu,” kata Karyoto.

Karyoto menjelaskan 100 penyidik baru yang akan ditempatkan di sejumlah bagian, dari penuntutan, penyelidikan, penyidikan, hingga spesialis asset tracking. Namun, menurut Karyoto, proses rekrutmen membutuhkan waktu lama karena standardisasi penyidik di KPK sangat tinggi.

Baca Juga:  Good Job! KPK Rekam Proses Sidang Korupsi Pengadaan Mobil 'Elite' Pemda Lamtim

“Nah, memang kendala yang terjadi untuk rekrut butuh waktu lama dan tak gampang masuk KPK karena mungkin standarnya tinggi,” sebutnya.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top